Ilustrasi - Di X, Kita Polisi
Ilustrasi oleh: Joan Cornella

Di X, Kita Polisi

2 Agustus 2026
syair

Di X, kita polisi. 

Dinas tanpa pistol dan rompi. Sebuah treads adalah ladang rusuh yang wajib ditertibkan demi stabilitas bangsa dan ulama, sekaligus meluruskan argumentasi bengkok salah-kaprah bernegara. Janganlah kecolongan; isu jadi trending topic. Pokoknya jangan. Polisi yang bajik/waskita dan siaga ialah yang berdiam di pos X tujuh kali dua puluh empat jam. Musuh sering tak kenal waktu. Siapa tahu pagi-sore ia piket di Kopdes di dataran tinggi, lalu malamnya turun gunung cuci-cuci ompreng SPPG. Sela istirahatnyalah ia menjadi musuh dan berlaku rusuh. 

Di X, kita harus jadi polisi. Begitu pelaku tertangkap, kita gelandang saja ke kantor pos. Susun berkas ita-itu ber-nazagelen meterai 10.000, lalu alihkan pada jaksa muda. Tim mereka akan berterima kasih; perusuh memang harus diberi pelajaran. 

Berkas sudah P-21 dan disidanglah ia di pengadilan militer. Demikian tempat yang pas bagi pelaku makar. Tentara lawan yang sepadan; perusuh yang punya nyali versus tentara yang punya senapan. 

Di X, kita harus jadi polisi. 

Dilarang tidur ((kecuali ada komando turun ke jalan)). Jangan salah. Polisi yang tertidur adalah polisi yang mengabdi menjaga stabilitas aspal dan lalu lintas. 

Di X, kita besok jadi apa?


Ilustrasi: Hak milik Joan Cornella, seniman asal Spanyol. Dapat ditemui di akun instagram @sirjoancornella.